FIFA Umumkan Game Sepak Bola Baru Berbasis Streaming, Gandeng Netflix

IMG 0607 1920x1080

FIFA secara resmi mengumumkan pengembangan game sepak bola baru hasil kerja sama dengan Netflix. Pengumuman ini menandai langkah besar FIFA dalam membangun ulang identitasnya di industri game setelah berpisah dengan Electronic Arts pada 2023.

Berbeda dari game sepak bola konvensional, game FIFA terbaru ini akan menggunakan model streaming ke televisi, sementara ponsel pengguna akan difungsikan sebagai controller. FIFA menyebut game ini dapat dimainkan secara offline maupun online, serta akan tersedia gratis bagi seluruh pelanggan Netflix.

Langkah ini menempatkan FIFA langsung ke dalam ekosistem hiburan digital modern, memanfaatkan jangkauan global Netflix yang mencakup ratusan juta pengguna di seluruh dunia.

Dikembangkan Studio Baru, Rilis Jelang Piala Dunia 2026

Game FIFA terbaru ini dikembangkan oleh Delphi Interactive, studio game berbasis di California yang masih relatif belum dikenal luas. Meski belum memiliki portofolio rilis besar secara mandiri, Delphi Interactive sebelumnya terlibat dalam proyek 007 First Light bersama IO Interactive.

FIFA dan Netflix menargetkan perilisan game ini pada musim panas 2026, bertepatan dengan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara. Momentum tersebut dinilai strategis untuk menjangkau audiens global dalam skala besar.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting dalam visi FIFA terhadap masa depan game sepak bola.

Menurut Infantino, proyek ini merupakan bagian dari komitmen FIFA untuk menghadirkan inovasi dan menjangkau miliaran penggemar sepak bola lintas generasi. Ia menegaskan bahwa game ini akan mendefinisikan ulang konsep simulasi sepak bola dan membuka era baru dalam pengalaman digital FIFA.

Netflix Ingin Sepak Bola Lebih Aksesibel

Presiden Netflix Games, Alain Tascan, menjelaskan bahwa FIFA World Cup 2026 akan menjadi salah satu peristiwa budaya terbesar dekade ini. Netflix melihat game ini sebagai sarana untuk membawa sepak bola langsung ke ruang keluarga dengan pendekatan yang lebih sederhana dan inklusif.

Dengan hanya bermodal ponsel dan televisi, Netflix berharap siapa pun dapat ikut bermain tanpa harus memiliki konsol atau perangkat khusus.

Sementara itu, Casper Daugaard, Founder dan CEO Delphi Interactive, menegaskan bahwa timnya ingin menciptakan game FIFA yang fun, approachable, dan benar-benar berskala global, tanpa mengorbankan identitas sepak bola yang sudah dikenal luas.

Era Baru FIFA Pasca Berpisah dari EA

Sejak berakhirnya kerja sama dengan EA pada 2023, FIFA memang berambisi menghadirkan game sepak bola tandingan. Saat EA melanjutkan waralaba sepak bolanya lewat EA Sports FC, FIFA memilih jalur berbeda dengan mengedepankan teknologi streaming dan distribusi berbasis layanan.

Kolaborasi dengan Netflix ini menjadi langkah paling konkret FIFA sejauh ini dalam membangun kembali eksistensinya di dunia game, sekaligus menjadi eksperimen besar apakah model streaming dapat diterima sebagai masa depan game olahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.