Capcom merilis sebuah film pendek berdurasi tiga menit untuk Resident Evil Requiem berjudul “Evil Has Always Had a Name.” Film ini menjadi pengantar emosional menuju perilisan game terbarunya, dengan fokus pada sisi manusia dari kehancuran Raccoon City.

Dibintangi oleh Maika Monroe, film tersebut mengikuti kisah seorang ibu dan anaknya sebelum, saat, dan setelah runtuhnya Raccoon City. Alih-alih menonjolkan aksi atau monster secara eksplisit, film ini menekankan rasa putus asa, kepanikan, dan ketakutan—memperlihatkan bagaimana wabah tersebut menghancurkan kehidupan orang-orang biasa.

Tagline “We ran. We fought. We hid. And still they came.” merangkum nada film secara keseluruhan, menegaskan bahwa dalam dunia Resident Evil, kejahatan bukan sekadar entitas tanpa wajah, melainkan sesuatu yang telah lama memiliki nama, sejarah, dan konsekuensi.
Pendekatan sinematik ini memperkuat identitas Resident Evil Requiem sebagai entri yang kembali menyoroti horor dan tragedi, bukan sekadar survival action. Dengan durasi singkat namun padat atmosfer, film ini berfungsi sebagai jembatan naratif sekaligus pengingat akan skala kehancuran yang menjadi fondasi seri Resident Evil.
Resident Evil Requiem dijadwalkan rilis pada 27 Februari 2026 untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC via Steam.

