Gavan Infinity Akan Tayang di RTV, Kembalinya Legenda Tokusatsu ke TV Nasional

Maxresdefault

Ada sesuatu yang istimewa sedang bersiap kembali ke layar kaca Indonesia. RTV resmi mengumumkan akan menayangkan Super Space Sheriff Gavan Infinity, seri tokusatsu terbaru dari Toei yang menjadi bagian dari proyek ambisius Project RED. Meski tanggal tayang lokalnya belum diumumkan, penayangan trailer resminya sudah cukup untuk memicu euforia penggemar lama.

Di Jepang, Gavan Infinity dijadwalkan tayang mulai 15 Februari 2026, menjadikan Indonesia sebagai salah satu wilayah yang lebih awal memberi panggung bagi kebangkitan Metal Hero legendaris ini.

Kenapa Gavan Infinity terasa relevan sekarang

Bagi banyak penonton, Gavan bukan sekadar pahlawan berzirah metalik. Ia adalah ikon era keemasan tokusatsu, hadir dengan nuansa sci-fi yang lebih kelam dan kosmik dibanding Super Sentai atau Kamen Rider.

Gavan Infinity tidak sekadar bernostalgia. Seri ini membawa warisan tersebut ke arah yang lebih modern dengan konsep multiverse, sesuatu yang kini menjadi bahasa universal pop culture.

Multiverse yang digerakkan oleh emosi

Cerita berpusat pada Cosmo Layers, kumpulan semesta paralel yang masing-masing memiliki versi Bumi sendiri, lengkap dengan konflik uniknya. Di antara lapisan-lapisan realitas ini, Gavan Infinity bertugas sebagai Space Sheriff yang mampu melompati batas dimensi.

Yang menarik, sumber kekuatan para Gavan bukan sekadar teknologi, melainkan emosi manusia. Sistem Emorgear mengubah perasaan menjadi energi tempur:

  • Gavan Infinity memanfaatkan amarah
  • Gavan Bushido mengandalkan kesedihan
  • Gavan Luminous disokong oleh kegembiraan

Alih-alih menghindari emosi, seri ini justru menjadikannya pusat cerita, sebagai sesuatu yang bisa menyelamatkan atau menghancurkan.

Kejahatan kosmik dan emosi yang disalahgunakan

Sumber tenaga Emorgear berasal dari Emorgy, energi kehidupan yang bereaksi terhadap kondisi emosional. Ketika emosi negatif dieksploitasi oleh kriminal lintas dimensi, dampaknya bukan lagi personal, melainkan kosmik.

Di sinilah Gavan Infinity terasa lebih dewasa. Konflik tidak hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana emosi dikendalikan di tengah tekanan yang ekstrem.

Image

Cosmo Gavarion, kendaraan ikonis lintas semesta

Tidak lengkap rasanya tokusatsu tanpa kendaraan futuristik. Cosmo Gavarion hadir sebagai pesawat antar dimensi dengan kemampuan D-Jump, sekaligus bisa berubah menjadi robot raksasa Cosmo Gavarion GC-R saat keadaan genting.

Lebih dari sekadar alat tempur, Cosmo Gavarion menjadi simbol penghubung antar dunia dan membuka kemungkinan pertemuan antar Gavan dari semesta berbeda.

Digarap kreator berpengalaman

Di balik layar, Gavan Infinity ditangani oleh nama-nama yang tidak asing bagi penggemar tokusatsu. Atsuhiro Tomioka bertindak sebagai penulis utama, sementara koreografi aksi digarap oleh Hirofumi Fukuzawa, sosok yang dikenal lewat adegan pertarungan penuh presisi.

Kombinasi ini memberi sinyal bahwa seri ini bukan proyek nostalgia setengah hati.

Siap menyapa penonton Indonesia

Meski RTV belum mengumumkan jadwal tayang pastinya, satu hal sudah jelas: Gavan Infinity akan kembali menghadirkan tokusatsu ke ruang keluarga Indonesia. Bagi penonton lama, ini adalah momen reuni. Bagi generasi baru, ini bisa menjadi pintu masuk ke dunia Metal Hero yang penuh gaya dan makna.

Di tahun 2026, keadilan tidak lagi berjalan lurus, tapi melintasi dimensi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.