Anbernic kembali menjadi sorotan dengan pengumuman handheld terbarunya yang secara terang terangan mengambil inspirasi dari PlayStation Vita. Melalui sebuah teaser video singkat, Anbernic memperkenalkan dua varian perangkat baru bernama RG Vita dan RG Vita Pro, sebuah langkah yang langsung memicu perbincangan di komunitas penggemar handheld retro.

Perusahaan asal Tiongkok ini memang dikenal memiliki sejarah panjang dalam memproduksi perangkat emulasi yang meniru desain konsol genggam populer, mulai dari Game Boy Advance, GBA SP, hingga Nintendo DS. Kini, giliran PS Vita yang menjadi rujukan visual utama.
Desain dan Branding yang Sulit Diabaikan
Yang menarik, Anbernic bahkan menggunakan kata Vita dalam penamaan produknya, istilah bahasa Spanyol yang berarti kehidupan, namun jelas membawa asosiasi kuat dengan konsol portabel milik Sony tersebut. Dari gambar teaser yang dirilis, RG Vita menampilkan siluet ramping dengan tata letak tombol dan analog yang sangat mengingatkan pada PS Vita.
Meski Anbernic belum mengungkap spesifikasi teknis secara detail, dua model yang diumumkan mengindikasikan adanya perbedaan performa atau fitur antara versi standar dan Pro. Strategi ini sejalan dengan pendekatan Anbernic sebelumnya yang kerap merilis beberapa varian untuk segmen pengguna berbeda.
Bayang Bayang Warisan PS Vita




PS Vita sendiri merupakan penerus PlayStation Portable atau PSP, konsol yang sukses besar dengan penjualan lebih dari 80 juta unit secara global. Namun, Vita justru mencatatkan hasil yang jauh lebih rendah, dengan estimasi penjualan sekitar 14 hingga 16 juta unit, dan kerap dianggap sebagai salah satu kegagalan besar Sony di sektor hardware.
Meski demikian, Vita tetap memiliki basis penggemar setia berkat kualitas layar, kontrol yang solid, serta katalog game yang kuat. Popularitasnya di kalangan komunitas modding dan emulasi juga membuat desain Vita masih relevan hingga hari ini.
Anbernic dan Strategi Kloning yang Konsisten
Langkah Anbernic ini bukanlah kejutan. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan tersebut secara konsisten merilis perangkat yang memadukan nostalgia desain klasik dengan kemampuan emulasi modern. Mulai dari handheld vertikal berperforma tinggi hingga klon lipat ala GBA SP, Anbernic tampak semakin agresif memperluas lini produknya.
RG Vita dan RG Vita Pro diperkirakan akan menyasar pengguna yang menginginkan pengalaman visual dan ergonomi ala PS Vita, namun dengan fleksibilitas emulasi lintas platform yang menjadi ciri khas Anbernic.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait tanggal rilis, harga, maupun spesifikasi lengkap dari kedua perangkat tersebut. Namun, teaser awal ini sudah cukup untuk memancing diskusi hangat di kalangan penggemar handheld retro.
Menurutmu, apakah desain ala PS Vita masih relevan untuk handheld emulasi di era sekarang? Atau Anbernic sudah terlalu jauh dalam meniru konsol legendaris?

