Pemilik IP Warhammer, Games Workshop, menetapkan kebijakan internal yang melarang penggunaan Generative AI bagi staf kreatifnya. Informasi ini terungkap melalui laporan Financial Times, yang menyebutkan bahwa perusahaan asal Inggris tersebut mengambil pendekatan sangat berhati-hati terhadap teknologi AI generatif yang hingga kini masih menuai kontroversi.
CEO Games Workshop Kevin Rountree menjelaskan bahwa hanya segelintir manajer senior yang diperbolehkan menggunakan teknologi AI, itu pun sebatas untuk uji coba terbatas. Di luar lingkup tersebut, penggunaan Generative AI dinyatakan tidak diperbolehkan di seluruh lini perusahaan. Rountree juga mengakui bahwa dirinya bukan pakar AI, dan menegaskan bahwa para manajer yang melakukan pengujian pun belum menunjukkan antusiasme tinggi terhadap teknologi ini.
Menurut Rountree, salah satu kekhawatiran utama adalah semakin masifnya AI dan machine learning yang kini kerap terintegrasi secara otomatis ke dalam perangkat sehari-hari. Ia menyebut bahwa teknologi semacam ini sering kali sudah tertanam di ponsel dan laptop, terlepas dari apakah pengguna benar-benar menginginkannya atau tidak.
Games Workshop juga menegaskan komitmennya terhadap kreator manusia. Pada paruh pertama tahun fiskal berjalan, perusahaan justru menambah jumlah staf di berbagai posisi kreatif, termasuk seniman, penulis, dan pemahat miniatur. Langkah ini diposisikan sebagai pernyataan sikap bahwa proses kreatif berbasis manusia tetap menjadi fondasi utama perusahaan.
“Kami akan terus mempertahankan komitmen kuat untuk melindungi kekayaan intelektual kami dan menghormati para kreator manusia,” ujar Rountree dalam pernyataannya. Sikap ini selaras dengan kekhawatiran luas di industri kreatif terkait penggunaan AI yang kerap dilatih menggunakan karya buatan manusia tanpa izin eksplisit.
Didirikan pada 1975, Games Workshop tengah menikmati performa bisnis yang solid dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan ini resmi menjadi bagian dari FTSE 100 Index sejak akhir 2024, menandai posisinya sebagai salah satu raksasa industri hiburan Inggris. IP Warhammer sendiri telah merambah berbagai media, termasuk video game, dengan Warhammer 40,000: Space Marine 2 menjadi salah satu adaptasi terbarunya.

Keputusan Games Workshop ini menambah daftar perusahaan kreatif besar yang memilih membatasi atau menolak penggunaan Generative AI, terutama di area yang bersentuhan langsung dengan proses artistik dan penciptaan konten orisinal.
Bagaimana pendapatmu soal keputusan Games Workshop melarang Generative AI untuk tim kreatifnya?
Sampaikan pandanganmu dan ikut berpartisipasi dalam diskusi melalui kolom komentar.

