Masters of Albion Rilis 22 April, God Game Terbaru dari Kreator Fable

Masters Albion Date 01 12 26 1280x720

Developer 22cans mengumumkan bahwa Masters of Albion akan resmi meluncur untuk PC melalui Steam pada 22 April 2026. Game ini dijadwalkan rilis pada pukul 10.00 waktu Pasifik atau 01.00 siang waktu Timur Amerika Serikat. Masters of Albion menjadi proyek terbaru dari Peter Molyneux, sosok legendaris di balik seri Fable, dan digambarkan sebagai evolusi dari genre god game klasik.

Masters of Albion memadukan berbagai elemen gameplay, mulai dari strategi, simulasi, manajemen kota, hingga tower defense. Pemain akan diajak memasuki dunia Albion yang kaya akan narasi, dengan peran sebagai sosok dewa yang mengawasi, membentuk, dan melindungi kehidupan masyarakatnya.

Petualangan dimulai di sebuah desa yang belum berkembang bernama Oakridge. Dari titik awal ini, pemain bertindak sebagai dewa yang mengatur warga, membangun bangunan, menjalankan bisnis kecil, serta menyelesaikan pesanan dari berbagai karakter. Tidak hanya membangun kota, Masters of Albion juga menanamkan cerita yang kuat ke dalam gameplay, termasuk kemampuan untuk merasuki tubuh para penduduk dan menjelajahi dunia dari sudut pandang mereka.

Gameplay Masters of Albion terbagi menjadi dua fase utama. Pada siang hari, pemain dapat menjelajah dunia, membangun rumah, mengecat dan mendekorasi bangunan, merancang berbagai produk, menyesuaikan pekerja dan hero, serta berinteraksi dengan NPC. Namun ketika malam tiba, suasana berubah drastis. Kota akan diserang oleh monster dan makhluk buas, memaksa pemain beralih ke mode pertahanan dan pertempuran.

Dari sisi cerita, Masters of Albion berlatar di dunia di mana Old Albion telah runtuh akibat kemajuan teknologi. Sihir yang sempat terlupakan kini kembali, membawa ancaman besar bagi kehidupan manusia. Pemain berperan sebagai The Chosen One, individu terpilih yang dianugerahi kekuatan dewa untuk melawan kekuatan kuno dan musuh mematikan, sekaligus melindungi rakyat Albion dengan kekuatan Mask yang legendaris.

Dalam aspek manajemen kota, pemain memiliki kebebasan penuh untuk merancang dan membangun setiap bangunan, merekrut serta menyediakan tempat tinggal bagi tenaga kerja, hingga menggabungkan berbagai jenis bangunan menjadi struktur multifungsi. Menariknya, tidak ada sistem timer pembangunan, sehingga setiap konstruksi dapat langsung digunakan setelah selesai dirancang.

Eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman bermain. Pemain bisa menjelajahi dunia Albion secara bebas dari sudut pandang dewa atau dengan merasuki hero, pekerja, hewan, hingga ayam. Berbagai quest tersedia untuk membuka harta karun, menjelajahi gua bawah tanah, melawan bandit, serta meningkatkan kemampuan hero dengan senjata dan armor buatan sendiri.

Fitur God Hand menjadi inti dari identitas Masters of Albion. Dengan kekuatan ini, pemain dapat membangun kota secara instan, merancang pakaian, senjata, makanan, dan armor, hingga menghancurkan pasukan musuh menggunakan kekuatan elemen seperti api dan petir. Interaksi dengan NPC juga dibuat bebas, mulai dari memuji, mengintimidasi, hingga bertindak kejam sebagai dewa.

Saat malam tiba, aspek combat dan tower defense menjadi fokus utama. Pemain harus membangun menara pertahanan, menempatkan hero secara strategis, mendirikan tembok, serta memanfaatkan kekuatan God Hand untuk menahan gelombang serangan monster. Pemain bahkan dapat merasuki hero dan bertarung langsung melawan musuh.

22cans juga telah merilis trailer terbaru yang menampilkan gambaran dunia Albion, sistem gameplay, serta kekuatan god game yang menjadi ciri khas Masters of Albion.

Apakah Masters of Albion berpotensi menjadi kebangkitan genre god game modern? Tulis pendapat dan ekspektasimu di kolom komentar dan ikut berdiskusi bersama pembaca lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.