Dewi Sang Penjaga Pintu Tol Salurkan Hasil Kerjanya untuk IWIG. Dukung Perempuan Pengembang Gim Indonesia

Tangerang, 22 Desember 2025 – Komitmen gim 1998: The Toll Keeper Story dalam mendukung perempuan pengembang gim Indonesia akhirnya terealisasi. GameChanger Studio menyalurkan donasi kepada Indonesian Women in Games (IWIG) dari hasil penjualan DLC Artbook gim tersebut yang dirilis pada 28 Oktober 2025.

Kegiatan Donasi Dewi GameChanger IWIG

Sebesar 20 persen pendapatan DLC Artbook pada bulan pertama disumbangkan kepada IWIG, dengan total donasi mencapai Rp 5.199.800. Donasi ini menjadi bentuk dukungan nyata bagi pengembangan kapasitas dan keberlanjutan komunitas perempuan di industri gim nasional.

Kegiatan Donasi Dewi GameChanger IWIG

Dukung Pengembangan Perempuan di Industri Gim

Dana donasi diharapkan dapat digunakan untuk operasional serta program peningkatan keterampilan dan keilmuan anggota IWIG. Langkah ini relevan dengan kondisi industri saat ini. Berdasarkan survei Badan Riset dan Inovasi Nasional tahun 2024, 32 persen perempuan pengembang gim tidak memiliki pengalaman awal terkait pengembangan gim, sehingga kebutuhan akan pendampingan dan pengembangan kompetensi masih cukup besar.

Riris Marpaung, game director 1998 sekaligus Chairwoman IWIG periode 2023 sampai 2025, menegaskan bahwa IWIG masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat menjadi ruang yang aman, inklusif, dan dinamis bagi perempuan pengembang gim di Indonesia.

Apresiasi dari Kepemimpinan Baru IWIG

Apresiasi juga disampaikan oleh Musthika Dwitiya Laksmiwati, Chairwoman IWIG periode 2025 sampai 2028 sekaligus COO Ikan Asin Production. Ia berharap IWIG dapat semakin dikenal luas dan berperan aktif dalam memberdayakan perempuan, baik di level profesional maupun pemula yang baru memulai karier di industri gim.

Tentang 1998: The Toll Keeper Story

1998: The Toll Keeper Story merupakan gim simulasi naratif berlatar krisis moneter Asia 1998. Pemain berperan sebagai seorang calon ibu yang bekerja sebagai penjaga tol dan dihadapkan pada keputusan sehari hari yang sarat dilema moral. Dengan gaya visual terinspirasi era 90 an, gim ini menghadirkan pendekatan reflektif terhadap sejarah dan nilai kemanusiaan.

Donasi kepada IWIG mempertegas bahwa pesan yang diusung gim ini tidak berhenti pada pengalaman bermain, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di dunia industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.